Media Central Pendidikan Indonesia — Sindue Tombusabora, Jumat, 4 September 2026. Bukan sekadar berkemah, Perjusami menjadi ruang pembentukan karakter dan mental generasi muda. Pesan tersebut begitu kuat dalam pelaksanaan upacara pembukaan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) yang dirangkaikan dengan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) Wira di halaman SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora, Nurmakiah, S.Ag., M.M., yang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan turut dihadiri Pembina Gugus Depan Armawati, S.Pd., jajaran dewan guru, serta para peserta didik yang mengikuti kegiatan kepramukaan dan PMR Wira
.Dalam sambutannya, Nurmakiah memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ia juga secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Armawati, S.Pd., salah satu guru yang telah menjalankan tugas sebagai pendamping dalam kegiatan Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta.
Menurut Nurmakiah, pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan kepramukaan di tingkat nasional merupakan sebuah kebanggaan sekaligus pengalaman berharga yang diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi peserta didik di SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora.
Pada kesempatan tersebut, Nurmakiah juga menyampaikan ucapan selamat kepada dua orang siswa yang dipercaya menjadi peserta PMR Wira Kabupaten Donggala. Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah pengalaman sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan jiwa kemanusiaan dalam diri para siswa.
Dengan penuh semangat, Nurmakiah memberikan pesan kepada para peserta agar tidak mudah menyerah hanya karena perkataan atau penilaian orang lain. Menurutnya, kekuatan seorang generasi muda tidak hanya terletak pada kemampuan akademik, tetapi juga pada karakter yang dibangun melalui proses pendidikan dan pengalaman.
“Selamat untuk kita. Salam Pramuka dan salam kemanusiaan. Jadilah anak-anak menjadi pemimpin masa depan yang cemerlang. Jadilah kuat, jangan pernah lemah hanya karena satu cibiran dan jadilah kuat karena karakter yang membentuk kita.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah menyampaikan pesan tersebut, Nurmakiah secara resmi membuka kegiatan Perjusami dan PMR Wira dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pembukaan itu menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran berharga bagi seluruh peserta.
Bagi pihak sekolah, Perjusami memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kegiatan perkemahan. Di dalamnya terdapat proses pendidikan karakter yang mengajarkan peserta didik tentang kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan
.Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora, Nurmakiah, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa seluruh kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik secara mental dalam menghadapi berbagai tantangan, baik selama berada di lingkungan sekolah maupun ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat.
Ia menilai pendidikan karakter merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pendidikan. Sekolah tidak hanya bertugas mencerdaskan peserta didik secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, memiliki kepribadian kuat, serta mampu menjadi figur yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan bangsa.
“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah, anak-anak mampu menjadi pribadi yang bisa berdiri sendiri, baik di desa maupun di kota. Mereka harus mempunyai mental yang kuat, percaya diri, berkarakter, dan mampu menghadapi kehidupan dengan baik,” ungkap Nurmakiah.
Ia berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan sekolah dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk melangkah menuju masa depan. Menurutnya, setiap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan sekolah merupakan bagian dari proses panjang untuk membentuk pribadi yang matang dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Armawati, S.Pd., selaku Pembina Gugus Depan SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora, menjelaskan bahwa pelaksanaan Perjusami kali ini memiliki tujuan penting dalam pembinaan kepramukaan di sekolah
Menurut Armawati, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses kenaikan tingkat dari calon bantara, sekaligus penerimaan tamu ambalan bagi siswa yang baru masuk. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan kepramukaan sekaligus memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Perjusami ini dilaksanakan untuk para peserta yang akan mengikuti kenaikan tingkat dari calon bantara dan juga penerimaan tamu ambalan bagi siswa yang baru masuk,” jelas Armawati.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, mematuhi aturan, serta menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai proses pembelajaran. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Perjusami akan menjadi bagian penting dalam membangun mental dan karakter peserta didik.
Sementara kegiatan PMR Wira menjadi wadah bagi peserta didik untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, solidaritas, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama. Semangat tersebut sejalan dengan pesan Salam Kemanusiaan yang disampaikan dalam pembukaan kegiatan.
Dengan demikian, Perjusami dan PMR Wira SMA Negeri 1 Sindue Tombusabora bukan hanya menjadi agenda ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi salah satu sarana pendidikan karakter di luar ruang kelas. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik ditempa agar memiliki mental kuat, disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Dari halaman sekolah, semangat itu ditanamkan. Dari kegiatan Perjusami, karakter dibentuk. Dan dari karakter yang kuat, diharapkan lahir generasi yang kelak mampu berdiri tegak Bu sebagai pemimpin masa depan yang cemerlang, beriman, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Salam Pramuka. Salam Kemanusiaan.
Jurnalis Syahzan,S.H.Muthaher

















