Donggala, Media Central Pendidikan Indonesia – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai hari terakhir pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Dampelas, Kabupaten Donggala. Setelah berlangsung selama tiga hari, kegiatan yang menjadi gerbang awal bagi peserta didik baru tersebut resmi ditutup pada Rabu (8/7/2026)
.
Sejak pagi, ratusan peserta didik baru telah memadati halaman sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan penutupan. Keceriaan tampak menghiasi wajah para siswa yang antusias mengikuti setiap agenda. Momentum ini menjadi penanda berakhirnya masa pengenalan sekaligus awal perjalanan mereka sebagai keluarga besar SMAN 1 Dampelas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan diawali dengan Senam Berani Bersinar Bersama Anwar Hafid Berantas Narkoba, yang merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Senam yang dilaksanakan secara serentak ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru, panitia MPLS, serta pengurus OSIS.

Selain menumbuhkan semangat hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan nyata kepada generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta membangun pola hidup yang sehat, disiplin, dan produktif.
Prosesi penutupan MPLS berlangsung khidmat. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Yunus Gandi, S.Pd.I, secara resmi menutup kegiatan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada dua peserta terbaik MPLS Tahun 2026 yang dinilai aktif, disiplin, dan mampu menjadi teladan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Yunus Gandi mengingatkan bahwa memasuki jenjang SMA merupakan awal dari fase baru dalam kehidupan para peserta didik.
“Ketika memasuki SMA, tentu suasananya berbeda dengan saat di SD maupun SMP. Di sinilah kita mulai belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa, lebih bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Dampelas, Irham, S.Pd., menjelaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan peserta didik baru, tetapi merupakan proses penting untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap sekolah.
Menurutnya, seluruh materi yang diberikan selama MPLS dirancang agar peserta didik mampu mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang akan mereka jalani.
“Kami berharap seluruh peserta didik baru dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik, cepat beradaptasi, serta menerapkan nilai-nilai positif yang telah diperoleh selama MPLS dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Irham.
Ia menambahkan bahwa SMAN 1 Dampelas berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta berprestasi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia MPLS, Humaira dari kelas XI C, menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung konsep MPLS Ramah, sesuai arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Konsep tersebut mengedepankan kegiatan yang edukatif, humanis, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
“Kami ingin setiap peserta didik baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 1 Dampelas. MPLS menjadi ruang bagi mereka untuk mengenali potensi diri, membangun rasa percaya diri, serta menjalin persahabatan sejak hari pertama,” jelas Humaira.
Kesan positif juga disampaikan salah seorang peserta didik baru, Nuraini Viniasti. Ia mengaku memilih melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Dampelas karena terinspirasi oleh para alumni MTsN 2 Donggala yang telah banyak mengukir prestasi dan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.
“Saya ingin menjadi siswa yang disiplin, rajin belajar, menghormati guru, dan aktif mengikuti setiap kegiatan di sekolah agar bisa meraih prestasi,” tuturnya.
Saat diminta menggambarkan pengalaman mengikuti MPLS dengan satu kata, Nuraini tanpa ragu menjawab, “Seru!”
Jawaban sederhana itu seolah mewakili perasaan seluruh peserta didik baru yang merasakan suasana MPLS yang hangat, menyenangkan, dan penuh makna.
Melalui MPLS Ramah, SMAN 1 Dampelas tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, semangat belajar, dan kebersamaan sebagai bekal untuk meraih prestasi di masa depan. Diharapkan, semangat yang tumbuh sejak hari pertama ini akan terus terjaga dan menjadi fondasi lahirnya generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan daerah.
Reporter: Herdik Lakaeng

















