SMAN 1 Dampelas Edukasi Remaja Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media Central Pendidikan Indonesia, Donggala — Keluarga besar SMAN 1 Dampelas melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) serta pencegahan stunting sejak remaja. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sekolah SMAN 1 Dampelas, Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (30/09/2026).Kegiatan ini dihadiri Kepala SMAN 1 Dampelas, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Dampelas, Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Dampelas, Pembina PIK-R SMAN 1 Dampelas, para Finalis Duta Genre Kabupaten Donggala 2026, Duta Genre Kabupaten Donggala 2025, serta peserta didik kelas X SMAN 1 Dampelas.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Dampelas, Irham, S.Pd., menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus bangsa, para peserta didik perlu memiliki pengetahuan yang cukup mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja, termasuk pernikahan dini, narkotika, dan berbagai persoalan lainnya.“Sebagai generasi penerus yang diharapkan, ketika kalian telah memasuki pendidikan, khususnya pendidikan menengah atas di SMAN 1 Dampelas ini, tentu kalian harus banyak tahu terkait dengan remaja, pernikahan dini, narkotika dan sebagainya. Kalian harus banyak belajar, sehingga setelah mendapatkan nasihat atau ilmu yang diberikan, jangan berhenti sampai di sini, tetapi tetap terus belajar,” ujarnya. Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Irham kemudian mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan sosialisasi edukasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) serta pencegahan stunting sejak remaja, dengan ini saya nyatakan dibuka.”

Sementara itu, Pembina PIK-R SMAN 1 Dampelas, Gina Apriani Ratowo, S.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut meskipun persiapannya dilakukan dalam waktu singkat. Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat bermanfaat bagi peserta didik karena memberikan pemahaman tentang pentingnya mempersiapkan pernikahan serta mencegah stunting sejak usia remaja. “Melihat realita kehidupan dan pergaulan yang terjadi dalam kehidupan remaja, terutama anak-anak didik, maka sangat penting materi yang disampaikan pada saat ini, khususnya kepedulian remaja terhadap pentingnya persiapan pernikahan dan juga mencegah stunting di usia remaja,” ujarnya.Dalam kesempatan yang sama, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Dampelas, Ridwan, S.Ag., menjelaskan bahwa pernikahan tidak dilarang, namun terdapat aturan yang harus diperhatikan. Ia menyampaikan bahwa batas usia perkawinan di Indonesia perlu menjadi perhatian para remaja. “Menikah itu tidak dilarang, tetapi ada aturan main. Pernikahan harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta ketentuan peraturan yang berlaku mengenai usia ideal bagi seorang laki-laki maupun perempuan untuk menikah,” jelas Ridwan. Ia menambahkan bahwa usia perkawinan yang diatur dalam ketentuan saat ini adalah minimal 19 tahun. Karena itu, ia mengingatkan para peserta didik agar tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk menikah di usia remaja. Menurutnya, salah satu risiko pernikahan dini adalah munculnya berbagai persoalan dalam kehidupan rumah tangga. Ia pun mengajak remaja memperbanyak aktivitas positif, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menanamkan cita-cita setinggi mungkin.

Lebih lanjut, Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Dampelas, Guslan, S.Sos., menjelaskan bahwa PIK-R merupakan Pusat Informasi dan Konseling Remaja, sedangkan Genre merupakan singkatan dari Generasi Berencana. Menurutnya, para remaja merupakan bagian dari generasi yang dipersiapkan untuk membangun masa depan bangsa sekaligus kehidupan mereka sendiri. “PIK-R adalah wadahnya, Genre adalah isinya. Tujuan kita membentuk remaja yang berencana, meningkatkan kualitas diri, mencegah perilaku berisiko, dan mempersiapkan kehidupan keluarga,” tutupnya.

Jurnalis: Herdik Lakaeng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediacentral.online untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, SMAN 1 Dampelas Tanamkan Semangat Patriotisme dan Persatuan
SMP NEGERI 02 BALAESANG GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA 2026, KEPALA SEKOLAH TEKANKAN PERSATUAN DAN PRESTASI
Siswa SDN 13 Sirenja Wakili Donggala di FTBI Sulteng 2026
SMAN 1 Sindue Tombusabora Perkuat Mutu Pendidikan dan Kemajuan Sekolah
SMAN 1 Dampelas Gelar Pendidikan dan Latihan Dasar PMR Wira, Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan
Visitasi Akreditasi SKB Saka Pande, Asesor Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Siswi SMAN 1 Sindue Tombusabora Raih Juara Harapan II Duta Genre Donggala 2026
Upacara Senin SDN 1 Dampelas Jadi Momentum Persiapan Siswa Hadapi O2SN”
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, SMAN 1 Dampelas Tanamkan Semangat Patriotisme dan Persatuan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:12 WITA

SMP NEGERI 02 BALAESANG GELAR UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA 2026, KEPALA SEKOLAH TEKANKAN PERSATUAN DAN PRESTASI

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:42 WITA

Siswa SDN 13 Sirenja Wakili Donggala di FTBI Sulteng 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:45 WITA

SMAN 1 Sindue Tombusabora Perkuat Mutu Pendidikan dan Kemajuan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:14 WITA

SMAN 1 Dampelas Gelar Pendidikan dan Latihan Dasar PMR Wira, Bentuk Relawan Muda Berjiwa Kemanusiaan

Berita Terbaru

Pendidikan

Siswa SDN 13 Sirenja Wakili Donggala di FTBI Sulteng 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 05:42 WITA